Manusia Tercipta Berawal dari yang Suci dan yang Bersih..

]: Sahabat Fillah`ku, kau tau bahwa 'Manusia tercipta berawal dari yang suci dan yang bersih. Di pertengahan jalan hidupnya tercampurlah unsur yg melengkapi dirinya. Warna-warni kehidupan si pengembara jiwa beragam corak yang dilakoninya,
 Semua mengikuti prosedur lakon jiwa atas apa yang telah ia perankan dalam dirinya...
Bagaikan kisah opera dipanggung besar dalam nuansa semesta alam->


Hhmm.., masing-masing jiwa yang dihidupkan`Nya meresapi peranan yang dilakoninya.. 

Lihattt., Si fulan ini, si fulan itu, asyik masyik menghayati tokohnya dalam memenuhi segala keinginan nafsu-nafsunya.

Si nafsu berkuasa atas adidaya kekuasaannya..
Bagi yang tak bisa mengendalikan peranannya..
Masuklah si fulan menjadi kriteria si budak nafsu tak makna arti..
lakonnya pun dalam derajad rendah..

Bagi yang dapat mengendalikan peranan dirinya, Selamatlah ia dari kejaran hawa nafsu yang menjerumuskan lakon dirinya dari kemaksiatan..

Tak heran si fulan dapat memerankan lakon dirinya sebagai Raja di Raja dlm dirinya. Lakonnya menjadi mulia, masuklah ia dalam Maqom kemuliaanNya dalam Golonagn kanan`Nya.

Eeeddooeee..
Dunia-lah tempat segala macam panggung sandiwara kehidupan makhluk-mahkluk hidup bermata satu, bermata dua, tiga dan empat..

Para pelakon jiwa meramaikan panggung raksasa itu penuh pengertian atas apa yang dimengertinya sesuai chip yang dipasang oleh Tuhannya..

Mereka hinggap dari satu panggung ke panggung lainnya.
Lalu.., semua panggung terisi dengan beragam macam karakteristik kejiwaan yang menjangkit dirinya..
Memilah- milih apa yang si fulan-fulan senangi dan si fulan-fulan sukai sesuka hatinya..

Ia isi kehidupannya dgn yang baik-baik
Atau dengan yang buruk-buruk..
Ia isi dengan yang bhati-bhatil atau yang HAQ yang Benar`datang dari`Nya..
Semua ada jalan menuju itu...
Dan tersedia dalam dua jalan-jalan`Nya..

Seperti firman Allah dlm Alquran.....
Bila si fulan mengisi hidupnya dgn kebaikan, maka baiklah seluruh jiwa raganya..
Bila si fulan isi dgn keburukan, maka terpuruklah hidupnya..

Sahabat fillah`ku..
Apapun kehidupan itu adalah..
Sesuatu yang tdk akan pernah kekal...
Sesuatu yang bersifat sementara..
All item hanya perhiasan belaka dalam pejaman mata kita..

My Fillah..,
Hidup itu ada 2 pilihan..
Hanya ada < Baik dan buruk
Ada < Haq dan bhatil..
Dan.., Allah telah menciptakan 2 jalan untuk kita..
Keduanya itu diperuntukan untuk semua mahkluk yang bernafas dan yang nangkring di bumi pertiwi yang kita injak-injak setiap harinya...

Semua tergantung kita untuk memilihnya..
Jalan mana yg baik dan benar buat diri..
Tentu tidak ada pemaksaan bagi suatu kaum.. suka-sukamu hidup..

Semua jalan bergantung apa yg kita laluinya..
Semua hasil juga tergantung apa yg kita lewatinya..
Semua makhluk punya hak untuk memilih..
Hak utk pilihan hidupnya...

Tapi.. Semua mahkluk tidak mempunyai..
Hak untuk mematikannya atau seenak dewe mewafatkan atau mencabut ruh kepunyaannya masing2..

Kau pun sudah paham...
Hanya Allah yang berhaq untuk mencabut ruh yang bertengger dalam jasadmu yang menempel dalam kerongkonganmu .
Hanya Kuasa Allah yang dapat mematikanmu dalam keadaan ISLAM dan BERIMAN atau KAFIR..

Yuuukk dehh..
Selama kita masih punya akal..
Pakailah akal sehatmu
Selama kita masih punya hati..
Gunakanlah hati mu dengan bersih..

Dan selama kita masih menginjak-injak bumi..
Selama kita masih berlari-lari di tanah..
Dan selama kita masih punya rumah diatas tanah..
Ajari diri kita , hati kita dan akal kita agar bisa pulang kembali ke fitrah`Nya.
Yaitu kembali dalam keadaan Islam, beriman dan dalam jalan yang benar, dalam prosedur wafat yang disukai kaum mukmin yaitu dalam keadaan husnul qhotimah..
Semoga.Amin Ya mijibasailin..

"Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan. Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar." (QS. al-Balad (90) : 10-11)

Salam alaika
Ambar Sari Setiadi